Resiko Nabung Saham yang Penting Dipahami para Calon Investor!

resiko nabung saham

Resiko nabung saham menjadi salah satu alasan yang membuat tidak sedikit orang masih ragu melakukan investasi. Memang pada akhirnya memahami terlebih dahulu resiko yang akan didapatkan saat menanam saham  menjadi hal yang sangat penting untuk diketahui. Hal ini tentunya berkaitan dengan nilai keuntungan dan kerugian yang akan didapatkan setiap kali melakukan investasi.

Investasi memang sangat menggiurkan bila dilihat dari keuntungan yang didapat namun, kerugian yang bisa saja terjadi juga harus dimengerti. Nah, lalu apa saja resiko yang harus diketahui oleh para calon investor sebelum melakukan investasi? Simak ulasan berikut ini:

1. Tidak Memperoleh Dividen

Resiko nabung saham yang pertama adalah tentang pembagian dividen. Pembagian dividen ini menjadi bagian penting yang harus diketahui oleh calon investor. Hal ini dikarenakan tidak semua perusahaan bisa membagikan dividen kepada investor. Pertimbangan dari perolehan laba serta utang perusahaan menjadi salah satu penyebab dividen tidak dapat dibagi.

Mengetahui keadaan perusahaan sebelum melakukan investasi adalah solusi yang bisa dilakukan untuk menghindari hal ini. Investor bisa melihat dan memahami laporan keuangan perusahaan serta pastikan untuk menanam saham di perusahaan yang sehat.

2. Capital Loss

Kerugian lain yang bisa saja terjadi pada investor saat melakukan investasi adalah terjadinya capital loss. Keadaan ini seringkali menjadi satu masalah yang dialami oleh investor. Capital loss sebenarnya menjadi satu hal yang lumrah terjadi karena harga saham yang memang selalu mengalami fluktuasi.

Terjadinya capital loss memang tidak bisa dihindari karena nilai saham bisa berubah secara tiba-tiba namun, investor tetap bisa meminimalisir capital loss. Mengetahui keadaan perusahaan sebelum melakukan investasi adalah salah satu caranya.

3. Saham Tidak Dapat Dijual Kembali

Memahami seluk beluk melakukan investasi memang sangat penting dilakukan sebelum masuk dalam dunia permainan saham. Tidak jarang investor akan mengalami kerugian karena terjadi capital loss sedangkan saham tidak dapat dijual kembali.

Biasanya hal-hal seperti ini terjadi karena investor yang terlalu terburu-buru saat memilih perusahaan untuk berinvestasi tanpa tahu branding di pasar modal. Investor akan secara otomatis mengalami kerugian bila ternyata saham tidak dapat dijual kembali.

4. Terjadinya Delisting Saham

Delisting saham menjadi satu resiko nabung saham selanjutnya yang harus diwaspadai oleh investor. Kerugian yang disebabkan oleh delisting saham adalah penghapusan saham perusahaan yang ada di Bursa Efek. Hal seperti ini bisa terjadi karena adanya masalah yang terjadi pada perusahaan.

Delisting saham akan menjadi suatu kendala yang serius apabila masalah yang terjadi pada perusahaan lumayan rumit. Tentu investor pun sudah dipastikan akan mengalami kerugian apabila hal ini terjadi.

5. Terjadinya Suspend

Resiko lain yang bisa saja terjadi adalah suspend saham pada perusahaan. Hal seperti ini biasanya terjadi karena perusahaan tengah mengalami masalah. Kendala lain yang bisa jadi penyebab utamanya adalah kemungkinan perusahaan mengalami pailit.

Saham perusahaan yang mengalami suspend akan membuat investor diharuskan menunda kegiatan jual beli saham di Bursa Efek hingga status suspend dicabut. Status ini biasanya akan berlangsung beberapa hari atau bahkan minggu tergantung dari pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan.

Itulah tadi resiko nabung saham yang bisa saja terjadi pada investor. Memahami seluk beluk dari cara melakukan investasi hingga perusahaan yang menjual saham tentu akan menjadi faktor penting. Hal ini bisa digunakan untuk mengurangi resiko yang mungkin saja terjadi pada saham yang telah diinvestasikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *